Edukasi Pengenalan Obat Dan Dagusibu Obat Pada Siswa Siswi Madrashah Aliyah Indotec Muhammadiyah Kendari
Education on Drug Recognition and Drug Administration for Students of Madrashah Aliyah Indotec Muhammadiyah Kendari
Keywords:
Edukasi, Pengenalan Obat, DagusibuAbstract
Penggunaan obat yang tepat merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Namun, kesadaran dan pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pengelolaan obat yang rasional masih terbatas. Program edukasi bertema "Edukasi Pengenalan Obat dan Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat" telah dilaksanakan di Madrasah Aliyah Indotec Muhammadiyah Kendari sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang konsep DAGUSIBU. Metode yang digunakan meliputi pemberian ceramah, sesi tanya jawab, diskusi interaktif, dan pemberian plakat penghargaan kepada pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa-siswi dan pihak sekolah. Para siswa aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan mengajukan pertanyaan terkait penggunaan obat, pengenalan obat kadaluarsa, serta prosedur penyimpanan dan pembuangan obat yang benar. Penyampaian materi secara interaktif dan kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep DAGUSIBU. Pihak sekolah juga memberikan apresiasi positif dan menyatakan komitmen untuk mendukung program serupa di masa mendatang. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan literasi kesehatan siswa-siswi, tetapi juga mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat. Implementasi program seperti ini diharapkan dapat diterapkan secara luas untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan obat yang tidak rasional, sekaligus mendorong perilaku bijak dalam pengelolaan obat di masyarakat.
References
Ellysa. (2019). Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Rayakan World Pharmacist Day (WPD) 2024. https://dinkes.jakarta.go.id/?lang=
Harahap, N. A., Khairunnisa, & Tanuwijaya, J. (2017). Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(2), 186–192.
Haris, R. N. H., Muh. Ali, N. F., Trisnianti Burhan, H., Masrida, W. O., Sidiq, I., Irwan, I., & Dwi Fitriani, R. (2022). PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT BIJAK (DAGUSIBU) PADA MASYARAKAT DI DESA LABUAN BAJO, BUTON UTARA. Jurnal Pengabdian NUSANTARA, 2(2), 159. https://doi.org/10.33772/jpnus.v2i2.28803
Pujiastuti, A., & Kristiani, M. (2019). Sosialisasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat dengan Benar pada Guru dan Karyawan SMA Theresiana I Semarang. Indonesian Journal of Community Services, 1(1), 62. https://doi.org/10.30659/ijocs.1.1.62-72
Rahimah, S., Kursia, S., Handayani, T., Azwar, M., Ulfa, M., Ismail, Michrun, & Marwati. (2023). Edukasi Penerapan DAGUSIBU pada Kelompok Masyarakat Galesong Baru Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal Asta, 3(2), 139–147.
Restiyono, A. (2016). Analisis Faktor yang Berpengaruh dalam Swamedikasi Antibiotik pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Kajen Kebupaten Pekalongan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 11(1), 14.
Sitindaon, L. A. (2020). Perilaku Swamedikasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 787–791. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.405
WHO. (2020). Disposal of Unused Medicines: What You Should Know How to Safely Dispose of Unused or Expired Medicine. Official Website of the United States Government . https://dps.fda.gov/medguide
Zulbayu, L. O. M. A., Nasir, N. H., Awaliyah, N. H., & Juliansyah, R. (2021). Edukasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) Obat di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(2), 40–45. https://doi.org/10.35311/jmpm.v2i2.29
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Astrid Indalifiany, Wa Ode Sitti Zubaydah, Ari Sartina, Annisa Rizky La Ogo, Megawati Megawati, Nadila Putri, Wa Ode Surianti, Zunnurain Zunnurain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.