Pemanfaatan Sumber Daya Hayati Lokal Daun Jati, Sebagai Bahan Baku Kerajinan Ecoprint Untuk Mendukung Pengembangan Lokasi Wisata Edukasi Di Kota Kendari

Utilization of Local Biological Resources, Teak Leaves, as Raw Materials for Ecoprint Crafts to Support the Development of Educational Tourism Sites in Kendari City

Authors

  • Satira Yusuf Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Tuti Dharmawati Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Intihanah Intihanah Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Ika Maya Sari Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Fitriah Fitriah Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Fikran Fikran Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Bahar Bahar Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Keywords:

Ecoprint, Sumberdaya Hayati Lokal, Wisata Edukasi

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat internal UHO, dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Tim PKM UHO, merencanakan kegiatan yang melibatkan mitra dalam hal ini ibu-ibu PKK dan remaja putri di Kelurahan Kendari Caddi. Permasalahan yang terjadi pada ibu rumah tangga di Kelurahan Kendari Kota Kendari adalah kurangnya kreativitas dan produktivitas. tidak adanya kegiatan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, keterbatasan modal untuk memulai bisnis, dan kurangnya keterampilan baik soft skill maupun hard skill dalam dunia kewirausahaan. Hal ini mengakibatkan para ibu-ibu PKK dan remaja putri tidak dapat membantu perekonomian keluarga. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati lokal daun jati melalui kegiatan kerajinan ecoprint Melalui kegiatan ini, dihasilkan produk kerajinan yang dapat dipasarkan dengan memanfaatkan pangsa pasar yang ada. Keterampilan kerajinan ecoprint ini diharapkan bisa menjadikan Kelurahan Kendari Caddi sebagai pusat wilayah wisata edukasi kerajinan ecoprint khususnya di Kota Kendari. Luaran yang diharapkan dari kegiatan tim PKM UHO, yaitu: mitra kegiatan ini akan mendapatkan pelatihan dan ketrampilan membuat kerajinan ecoprint yang mempunyai nilai seni dan produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang tinggi sehingga masyarakat menjadi lebih produktif dan diharapkan Kelurahan Kendari Caddi bisa menjadi pusat wisata edukasi khususnya untuk kerajinan ecoprint di Kota Kendari.

References

Abu, A., & Hading. A. (2016). Pewarnaan tumbuhan alami kain sutera dengan menggunakan fiksator tawas, tunjung dan kapur tohor. Indonesian Journal of Fundamental Sciences, 2(2), 86-91.

Herlina, M. S., Dartono, F. A., & Setyawan. (2018). Eksplorasi Eco Printing Untuk Produk Sustainable Fashion. Ornamen Jurnal Kriya Seni ISI Surakarta, 15(2), 118-130. Retrieved from https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/ornamen/article/view/2540/2317

Husna, F. (2016). Eksplorasi Teknik Eco Dyeing dengan Tanaman sebagai Pewarna. E-Proceedin of Art & Design, 3(2), 280-293.

Jannah, N.F. (2014). Pemanfaatan daun eceng gondok sebagai zat pewarna alam dalam proses batik pada kain sutra. Skripsi. Fak. Sastra dan Seni Rupa Jurusan Kriya Tekstil. UNS.

Priyanto, P., & Safitri, D. (2016). Pengembangan Potensi Desa Wisata Berbasis Budaya Tinjauan Terhadap Desa Wisata Di Jawa Tengah. Jurnal Vokasi Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.7454/jvi.v4i1.53

Saraswati, R., Dewi, M.H. dan Ratri, S. 2019. Buku Pemanfaatan Daun untuk Ecoprint dalam Menunjang Pariwisata. Jakarta: Departemen Geografi FMIPA Universitas Indonesia.

Saptutyningsih, E., & Kamiel, B. P. (2019). Pemanfaatan Bahan Alami untuk Pengembangan Ecoprint dalam Mendukung Ekonomi Kreatif. Prosiding Seminar Nasional Retrieved from http://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/view/396 276-283.

Saptutyningsih, E., & Titis, D. (2019). Pemanfaatan Bahan Alam Untuk Pengembangan Produk Journals. Ums.Ac.ld, 22(1), 18-26.

Susanto., S. 1980. Seni Kerajinan Batik Indonesia. Balai Pengabdian Batik dan Kerajinan. Yogyakarta

Published

2025-01-27