DETEKSI Non Tuberculosis Mycobacteria SAMPEL SPUTUM SUSPEK TUBERKULOSIS DENGAN TARGET GEN 16S rRNA

  • Kasmuddin Darmo Universitas Megarezky
  • Eliyana Eliyana Universitas Megarezky
  • Arlhita Dekayana Universitas Megarezky
Keywords: Non Tuberculosis Mycobacteria, gen 16 rRNA, Polymerase Chain Reaction.

Abstract

Tuberkulosis tidak hanya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis akan tetapi tuberkulosis juga dapat terjadi karena beberapa infeksi dari bakteri Non Tuberculosis Mycobacteria. Penularan Non Tuberkulosis Mycobacteria pada manusia terutama didapat dari lingkungan, meskipun cara penularannya masih belum jelas. Kondisi kesehatan yang mendasari, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), pneumokoniosis, bronkiektasis, riwayat TBC sebelumnya, fibrosis pasca radioterapi, aspirasi paru kronik, cystic fibrosis (CF), defisiensi imun, infeksi HIV, alkoholisme, kanker, dan diabetes melitus (DM) menimbulkan risiko signifikan terhadap infeksi dari bakteri Non Tuberculosis Mycobacteria. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeteksi adanya Non Tuberculosis Mycobacteria dari sampel sputum suspek tuberkulosis dengan target gen 16 rRNA dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Pengumpulan data hasil PCR berupa pita-pita DNA didokumentasikan dan ditentukan ukuran pasang basa gen 16S rRNA target 506 bp untuk mendeteksi Non Tuberculosis Mycobacteria, rv0577 target 705 bp untuk mendeteksi Mycobacterium tuberculosis complex dan RD9 target 369 bp untuk mendeteksi Mycobacterium tuberculosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel sputum suspek tuberkulosis, didapatkan 10 (66%) sampel positif yang teridentifikasi Non Tuberculosis Mycobacteria dan 1 (6%) sampel yang terdeteksi 3 jenis Mycobacterium yaitu Non Tuberculosis Mycobacteria, Mycobacterium tuberculosis complex, dan Mycobacterium tuberculosis

Key words: berisi 3 - 5 kata kunci (Non Tuberculosis Mycobacteria, gen 16 rRNA, Polymerase Chain Reaction.). 

Published
2024-06-30