PENGARUH KONSENTRASI ISOPROPIL MIRISTAT SEBAGAI PENGIKAT SEDIAAN BLUSH ON STICK EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

  • Nirwati rusli Politeknik Bina Husada Kendari
  • yulianti fauziah politeknik bina husada kendari
  • selfyana austin tee politeknik bina husada kendari
  • esti badia politeknik bina husada kendari
  • putri nabila politeknik bina husada kendari
Keywords: Isopropyl myristate, blush on stick, Isopropil miristat, blush on stick

Abstract

ABSTRACT

Isopropyl myristate is a binder that is commonly used for blush forms because of its adhesive properties, Isopropyl myristate can distribute the particle size of the final preparation evenly and produce a smooth skin appearance. The use of isopropyl myristate as a binder for blush stick preparations is also very good at distributing the color of the blush. Blush On is cosmetic to blush or make the shape of the cheeks perfect, solid in shape. The purpose of this research was to see the effect of isopropyl myristate as a binder and to determine the optimal concentration of isopropyl myristate as a binder on the physical properties of the preparation. This type of research is experimental research. Extraction of red dragon fruit skin using maceration method with ethanol solvent. Red dragon fruit peel extract is formulated with a concentration of 15%. The results of a physical evaluation of the red dragon fruit peel extract blush on stick showed that the blush stick had a dense texture, a distinctive aroma of strawberry oleum, pink in color, homogeneous and a pH of 6-7. The oiling power is quite good, and the cracking is good, but the stability is not good. The results of the study showed that of the three formulas A with a concentration of 3% isopropyl myristate, formula B with a concentration of 5% and formula C with a concentration of 7%, the best results were obtained from the physical properties test of the preparations and the most preferred hedonic test was formula C.

Keywords : Isopropyl myristate, blush on stick

ABSTRAK

Isopropil miristat adalah pengikat yang lazim digunakan untuk perona pipi bentuk karena sifatnya yang dapat meningkatkan adhesivitas, Isopropil miristat dapat mendistribusikan ukuran partikel pada sediaan akhir secara merata dan menghasilkan tampilan kulit yang halus. Penggunaan isopropil miristat sebagai pengikat sediaan blush on stick juga sangat baik dalam mendistribusikan warna dari blush on. Blush On adalah kosmetik untuk meronai atau membuat bentuk pipi sempurna, berbentuk padat, Blush on berfungsi untuk memberikan rona segar pada pipi dan untuk memperjelas keindahan struktur wajah yang terfokus pada tonjolan tulang pipi. Tujuan penilitian ini adalah untuk melihat pengaruh isopropil miristat sebagai pengikat dan untuk menentukan konsentrasi isopropil miristat yang optimal sebagai pengikat sediaan terhadap sifat fisik sediaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Ekstraksi kulit buah naga merah menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Ekstrak kulit buah naga merah diformulasikan dengan konsentrasi 15%. Hasil evaluasi fisik terhadap sediaan blush on stick  ekstrak kulit buah naga merah menunjukkan bahwa sediaan blush on stick bertekstur padat, aroma khas oleum strawberry, berwarna pink, homogen dan pH 6-7. Daya oles cukup baik, keretakan yang baik, namun stabilitasnya kurang baik. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga formula A dengan konsentrasi isopropil miristat 3%, formula  B dengan konsentrasi 5% dan formula C dengan konsentrasi 7%, didapatkan hasil uji sifat fisik sediaan yang paling baik dan uji hedonik yang paling disukai adalah formula C.

Kata Kunci : Isopropil miristat, blush on stick

References

Amaliasari, K. R. N., Putri, S. H., & Bunyamin, A. (2021). Formulasi pemerah pipi (Blush on) dari ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 25(2), 183. https://doi.org/10.25077/jtpa.25.2.183-191.2021

Ifa, N. (2016). Pembuatan Blush On Dari Buah Naga. Skripsi. Semarang: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Negeri Universitas Semarang.

Iskandar, B., Syafira, R., Muharni, S., Leny, L., Surboyo, M. D. C., & Safri, S. (2022). Formulasi sediaan blush on bentuk stick menggunakan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L) sebagai pewarna alami. Majalah Farmasetika, 7(3), 216–226.

Karmila, J. (2014). Formulasi Sediaan Pewarna Pipi Dalam Bentuk Padat Menggunakan Ekstrak Bunga Kana Merah (Canna indica L.) sebagai Pewarna.

Lefrina, G. (2016). Formulasi sediaan pewarna pipi dalam bentuk padat menggunakan antosianin dari ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.).

Mirza, H., & Marisa, R. (2019). Compact powder effectiveness of isopropyl myristate concentration variation on physical quality of compact powder blush Hanabila Mirza , Ressa Marisa ABSTRAK. Artikel Ilmiah.

Nurfitriana, D., Purwanti, L., & Aryani, R. (2019). Formulasi Blush On Cream menggunakan Pewarna Alami Umbi Bit (Beta vulgaris. L). Prosiding Farmasi, 7–13.

Puspawati, G., Ina, P. T., Wartini, I. M., Pudja, I., & Badung, B. (2013). Ekstraksi Komponen Bioaktif Limbah Buah Lokal Berwarna sebagai Ekstrak Pewarna Alami Sehat. Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Badung, 518.

Sitorus, A. K., & Diana, V. E. (2017). Formulasi Sediaan Lipstik Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna. Jurnal Dunia Farmasi, 2(1), 1–8.

Susmiatun, S., Kusuma, A. M., Budiman, A., & Hapsari, I. (2018). The physical properties and stability of purple yam (Ipomoea batatas (L.) Lam) lipstick. Pharmaciana, 8(2),

Published
2024-06-26