PENGARUH KONSUMSI MINUMAN RINGAN TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 KENDARI

  • NIA AFDILLA NIA AFDILLA Politeknik Bina Husada Kendari
Keywords: Minuman ringan, pH saliva

Abstract

Latar Belakang Derajat keasaman (pH) saliva merupakan factor penting yang berperan dalam rongga mulut, salah satu gaya hidup masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya tingkat konsumsi minuman ringan. Minuman ringan ini tersedia secara komersil dan bila dikonsumsi menghasilkan pH berkisar antara 2,4 hingga 4,07 yang tergolong rendah. CO2 yang terlarut dalam minuman ringan dianggap dapat meningkatkan keasaman dan menurunkan pH saliva.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman ringan terhadap pH saliva. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest – Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran pH saliva sebelum konsumsi minuman ringan adalah 6,9528 atau pH saliva kategori netral dan pengukuran pH saliva setelah konsumsi minuman ringan adalah 5,9566 atau pH saliva kategori asam.  Kesimpulan dari hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada pengaruh konsumsi minuman ringan terhadap pH saliva.

Published
2024-06-29